Akhwat, tahukah engkau? Wanita itu sangatlah mulia bak intan berlian. Apabila diatur dengan baik maka akan terlihat indah. Namun bila tidak diatur dengan baik maka akan kelihatan jelek. Dalam hal ini, Islam telah mengajarkan bagaimana seharusnya seorang muslimah itu berpenampilan. Seperti yang difirmankan-Nya di Q.S Al-Ahzab : 59:
“ Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”.
Jilbab yang dimaksud disini adalah baju yang lapang, yang dapat menutupi kepala dan dada.
Lalu kenapa sih kita harus pakai jilbab?
Pertama, karena jilbab merupakan
tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rosul-Nya. Dalam kitab-Nya, Allah telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan jilbab:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (QS. An Nuur: 31)
Kedua, karena jilbab itu
iffah (menjaga diri)
Allah menjadikan kewajiban menggunakan jilbab sebagai bentuk penjagaan diri kita dari maksiat. Allah menyuruh kita menutupi tubuh kita untuk menghindarkan dan menahan diri kita dari perbuatan dosa. Ketika seorang muslimah memakai jilbabnya dengan benar, maka mereka tidak akan diganggu oleh orang-orang jahil lagi berpenyakit hati.
Ketiga, karena jilbab itu
kesucian.
Dalam Al-Qur’an Allah berfirman:
“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al Ahzab: 53).
Allah SWT menjadikan jilbab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mukmin baik laki-laki maupun perempuan. Nafsu timbul jika mata melihat. Keindahan tubuh wanita dapat menjadi fitnah (godaan) bagi para lelaki. Maka dari itu, jilbab hadir sebagai pelindung yang dapat mengancurkan keinginan orang-orang yang memiliki penyakit hati.
Keempat, jilbab adalah
ketaqwaan.
Allah berfirman:
”Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raf: 26).
Kelima, jilbab menunjukkan
keimanan.
Allah SWT tidaklah berfirman tentang jilbab kecuali bagi wanita-wanita yang beriman. Dalam ayat-ayat Nya Allah menyeru kepada wanita beriman untuk memakai jilbab yang menutupi tubuhnya. Ketika seorang wanita yang benar imannya mendengar ayat ini maka tentu ia akan melaksanakan perintah Tuhannya dengan senang hati. Lalu bagaimanakah iman seorang wanita yang mengetahui perintah Tuhannya namun tidak melaksanakannya, atau bahkan melanggarnya?
Keenam, jilbab adalah
rasa malu.
Rosulullah SAW bersabda:
“Jika kalian tidak malu maka lakukanlah perbuatan sesuka kalian.” (HR. Bukhari)
Wanita yang membuka auratnya tidak disangsikan lagi bahwa tidak ada rasa malu darinya, ia menampilkan perhiasan yang tidak selayaknya dibuka, ia memamerkan barang berharganya yang hanya layak untuk ia berikan kepada suaminya, ia telah membuka sesuatu yang Allah perintahkan untuk menutupnya.
Akhwat, segala yang diperintahkan Allah kepada kita semua adalah demi keuntungan diri kita sendiri. Kalau kita tau manfaat setiap perintah, kita akan semakin sadar betapa sayangnya Allah kepada kita. Termasuk berjilbab.
So, what are you waiting for? Be safe, be beautiful with jilbab…. !
Wallahu ‘alam bishshawab…